Latest Updates
Showing posts with label HTC. Show all posts
Showing posts with label HTC. Show all posts

Kualitas Nexus 9 Dikeluhkan

Kualitas Nexus 9 Dikeluhkan
http://images.detik.com/content/2014/11/09/317/nex9.jpg 
Salah satu pengguna Nexus 9 yang baru saja mendapatkan tablet terbarunya itu langsung merasa kecewa. Bagian dari Nexus 9 ini dinilai buruk karena tak diproduksi dengan baik.

Pengguna yang menyuarakan kekecewaanya di Reddit menuliskan bahwa bagian belakang dari Nexus 9 terlihat agak penyok. Dia merasa HTC--mitra Google--seperti asal-asalan memasangnya.

Seperti dikutip dari Product Review, Minggu (9/11/2014), pemilik Nexus 9 tersebut juga merasa tutup bagian belakang dari tablet tersebut tak dipasang dengan sempurna.

Padahal, sejak dia menerima barang tersebut, tablet terbarunya itu belum diutak-atik atau terjatuh dari kardusnya.

Tak cuma soal bagian produksi yang dikeluhkan. Salah satu pemilik Nexus 9 mengungkapkan kekecewaanya karena melihat ada over cahaya di titik layar tablet miliknya.

Hal yang kecil tersebut, menurut pengguna yang tak disebutkan namanya tersebut cukuplah menganggu.


Soal spesifikasi, Nexus 9 hadir denga bodi sebagian terbuat dengan sentuhan metal dan ketebalannya hanya 7,9 mm. Ukuran layarnya 8,9 inch yang diklaim Google sebagai ukuran tablet yang ideal.

"Nexus 9, dengan metal dan layar 8,9 inch, cukup kecil untuk dibawa cukup dengan satu tangan tapi juga cukup besar untuk dioperasikan," demikian pernyataan Google.

Berbeda dengan tablet Android pada umumnya, aspect ratio layar Nexus 9 adalah 4:3, bukan 16:9. Resolusinya 2.048 x 1.536 pixel. HTC juga melengkapi Nexus 9 dengan teknologi speaker BoomSound.

Spesifikasinya sendiri lumayan tinggi. Prosesor Nexus 9 menggunakan Tegra K1, yang merupakan prosesor 64 bit. RAM-nya 2GB, dan pilihan storagenya terdiri dari 16 dan 32 GB. Baterainya diklaim akan bisa bertahan selama 9 jam.

Nexus 9 Sukses, HTC Ketagihan Bikin Tablet

Nexus 9 Sukses, HTC Ketagihan Bikin Tablet
http://images.detik.com/content/2014/11/06/317/nexus9.jpg 
HTC pernah merilis tablet --HTC Flyer-- pada tahun 2011, yang tak terlalu terdengar gaungnya. Setelah alpa tiga tahun dari dunia tablet, ternyata mereka masih bisa membuat tablet yang terbilang baik.

Nexus 9 --meskipun punya sejumlah kekurangan-- mendapat banyak pujian dari sejumlah media. Kini muncul kabar bahwa HTC akan kembali merilis sebuah tablet baru dalam waktu dekat.

Seperti dilansir Focus Taiwan, Rabu (5/11/2014), CFO HTC Chang Chia-lin mengkonfirmasi bahwa perusahaan asal Taiwan itu berencana untuk meluncurkan tablet anyarnya pada tahun 2015.

Meski belum jelas tablet macam apa yang akan mereka buat, namun sepertinya mereka tak akan membuat tablet low end.

Sebelumnya Presiden HTC North Asia Jack Tong pernah menyebutkan bahwa menjual tablet murah (di bawah USD 160, atau sekitar Rp 1,9 juta) itu tak menguntungkan.

Tablet murah identik dengan perangkat dengan layar berukuran 7 inch. Dan menurut Tong, perangkat dengan ukuran layar tersebut mulai tergeser perannya dengan ponsel dengan ukuran layar ekstra besar, atau sering disebut sebagai phablet.

Selain akan meluncurkan tabletnya sendiri, pihak HTC juga menyatakan bahwa mereka tetap membuka diri untuk kerja sama pembuatan tablet. Seperti halnya kerja sama mereka dengan Google untuk membuat Nexus 9.

Xiaomi: iPhone 6 Nyontek HTC

Xiaomi: iPhone 6 Nyontek HTC
http://images.detik.com/content/2014/10/29/317/iphone6cover.jpg 
Jonathan Ive, bos desain Apple, baru-baru ini mengkritik pedas Xiaomi yang disebutnya sebagai maling karena dinilai mencuri ide desain iPhone. Petinggi Xiaomi kini melancarkan serangan balik.

Hugo Barra, Vice President Xiaomi menilai desain iPhone 6 tidak sepenuhnya murni ide Apple sendiri. Tapi ada inspirasi dari desain smartphone HTC.

"iPhone 6 itu membawa bahasa desain yang sangatlah HTC," demikian pendapat Barra yang dikutip dari BGR, Rabu (29/10/2014).

Tapi Barra tidak hanya melancarkan kritikan, ia juga tak sungkan memuji iPhone 6. Mantan eksekutif Google ini menilai iPhone 6 adalah ponsel paling cantik yang pernah dibuat.

Mengenai desain Xiaomi yang disebut-sebut banyak terinspirasi dari iPhone, Barra berkilah. "Desainer kami terinspirasi oleh produk-produk hebat dan desain bagus yang ada di luar sana," kata dia.

Nexus 9 Lebih Kencang dari iPhone 6

Nexus 9 Lebih Kencang dari iPhone 6

http://images.detik.com/content/2014/10/17/317/googlenexus9.jpg 
HTC Nexus 9 adalah perangkat Nexus pertama yang menggunakan prosesor 64 bit. Di atas kertas, spek tablet itu terlihat sangat mewah dengan karena menggunakan SoC Nvidia Tegra K1.

Prosesornya quad core 2,3 GHz Nvidia Denver, serta GPU kepler yang mempunyai 192 shader core. Namun bagaimana kinerja tablet itu jika di-benchmark?

Ternyata Nexus 9 bisa melewati skor yang diraih oleh perangkat-perangkat papan atas lain. Bahkan jika diadu dengan Galaxy Note 4, skor Nexus 9 hampir mencapai dua kali lipatnya.

Dilansir dari Phone Arena, Jumat (17/10/2014), membandingkan Nexus 9 dengan perangkat dari kubu iOS memang agak sulit untuk saat ini, karena Nexus 9 sebenarnya lebih pantas jika dibandingkan dengan iPad Air 2 yang baru dirilis.

Namun jika dibandingkan dengan iPhone 6 dan 6 Plus, skor Nexus 9 masih berada di atas kedua ponsel jagoan Apple tersebut.

Sekadar informasi, iPhone 6 dan 6 Plus menggunakan prosesor Apple A8, sementara iPad Air 2 menggunakan prosesor A8X. Yang disebut belakang dikatakan mempunyai kinerja GPU yang lebih tinggi dibanding pendahulunya.

Google Nexus 9 Jadi Lawan Berat iPad Anyar

Google Nexus 9 Jadi Lawan Berat iPad Anyar

http://images.detik.com/content/2014/10/16/317/nexus9googledalam.jpg 
Google telah membuka selubung Nexus 9, tablet terbarunya yang diciptakan bekerja sama dengan HTC. Dibekali spek tinggi dan bodi elegan, Nexus 9 berpotensi menjadi lawan berat bagi tablet iPad terbaru yang rencananya rilis 16 Oktober waktu Amerika Serikat.

Nexus 9 bodinya sebagian terbuat dengan sentuhan metal dan ketebalannya hanya 7,9 mm. Ukuran layarnya 8,9 inch yang diklaim Google sebagai ukuran tablet yang ideal.

"Nexus 9, dengan metal dan layar 8,9 inch, cukup kecil untuk dibawa cukup dengan satu tangan tapi juga cukup besar untuk dioperasikan," demikian pernyataan Google.

Berbeda dengan tablet Android pada umumnya, aspect ratio layar Nexus 9 adalah 4:3, bukan 16:9. Resolusinya 2.048 x 1.536 pixel. HTC juga melengkapi Nexus 9 dengan teknologi speaker BoomSound.

Spesifikasinya sendiri lumayan tinggi. Prosesor Nexus 9 menggunakan Tegra K1, yang merupakan prosesor 64 bit. RAM-nya 2GB, dan pilihan storagenya terdiri dari 16 dan 32 GB. Baterainya diklaim akan bisa bertahan selama 9 jam.

Nexus 9 akan dilepas dengan harga mulai USD 399 hingga USD 599, dan akan mulai tersedia di rak-rak toko mulai 3 November mendatang. Untuk tahap awal, Nexus 9 direncanakan menyapa 29 negara.

Google menyediakan aksesoris khusus yang dijual terpisah berupa keyboard magnet. "Karena makin banyak orang menginginkan pengalaman simple di tablet ketika ingin melakukan pekerjaan, maka kami mendesain keyboard folio yang tertempel secara magnetis di Nexus 9," kata Google.

Apple sendiri bersiap menghadirkan iPad Air dan iPad Mini generasi baru dalam sebuah even yang digelar di California, Amerika Serikat. Perang di industri tablet PC pun dipastikan akan semakin panas.

Nexus, Gadget Spesial dari Banyak 'Istri' Google

Nexus, Gadget Spesial dari Banyak 'Istri' Google
http://images.detik.com/content/2014/10/16/317/nexus946.jpg 
Ibarat seorang anak, Nexus merupakan hasil kawin campur. Google sebagai 'bapaknya', sedangkan 'ibunya' berganti-ganti mulai dari HTC, Samsung, LG hingga Motorola.

Nexus merupakan wujud dari ambisi Google untuk memiliki gadget sendiri. Namun lantaran bukan berangkat sebagai vendor perangkat, maka Google butuh bantuan dari vendor lain sebagai mitra original equipment manufacture (OEM).

Google mengambil porsi untuk mendesain, development software, serta urusan layanan pendukung. Sedangkan sang ibu -- para vendor -- memiliki tugas juga untuk urusan pengembangan serta dari sisi manufaktur (pembuatan dan pengemasan).

Sebagai gadget hasil racikan langsung Google, Nexus tentu punya hal spesial. Yakni menjalankan sistem Android secara murni alias tidak dikustomisasi.

Sebab vendor lain biasanya melakukan modifikasi terhadap gadget Android besutannya. Samsung misalnya punya user interface TouchWiz, HTC dengan Sense, Xiaomi punya MIUI, dan lainnya.

Kedua, hal spesial dari Nexus juga mencakup urusan prioritas dari update Android. Ketika ada update OS Android, seri gadget Nexus selalu berada di baris terdepan untuk mencicipinya. Setelah beberapa bulan kemudian, baru gadget Android garapan vendor lain.

Ketika adalah dari sisi performa. Seperti diketahui, Android merupakan milik Google. Jadi seharusnya racikan software + hardware ala Google ini dapat lebih optimal saat diwujudkan dalam sebuah perangkatSejauh ini, sudah ada enam seri smartphone dan empat tablet Nexus yang diluncurkan. Namun ya itu tadi, meski 'bapaknya' satu yakni Google tetapi mereka lahir dari 'rahim' vendor berbeda-beda.

Nexus One misalnya, hadir sebagai 'anak pertama' yang lahir pada Januari 2010 dan merupakan hasil perkawinan Google dengan HTC.

Selanjutnya ada Nexus S yang digarap oleh Samsung pada Desember 2010. Disusul dengan Galaxy Nexus (Samsung-November 2011), Nexus 4 (LG-November 2012), dan Nexus 5 (LG-Oktober 2013).

Dari lini tablet PC ada Nexus 7 generasi pertama (Asus-Juli 2012), Nexus 7 generasi kedua (Asus-Juli 2013), dan Nexus 10 (Samsung-Oktober 2012).

Adapun dua anggota keluarga terbaru adalah Nexus 6 dan Nexus 9. Meski diperkenalkan bersamaan, perangkat ini juga memiliki 'ibu' yang tak sama. Nexus 6 yang berwujud smartphone berlayar lebar digarap oleh Motorola. Sementara tablet PC Nexus 9 merupakan hasil perkawinan Google dan HTC.

Di luar smartphone dan tablet, Nexus juga memiliki lini digital media player dalam wujud Nexus Q dan Nexus Player yang menggandeng Asus yang juga baru diperkenalkan.

Laporan dari New York HTC Desire Eye: Raja Ponsel Selfie, Kamera Depan 13 MP

Laporan dari New York HTC Desire Eye: Raja Ponsel Selfie, Kamera Depan 13 MP

http://images.detik.com/content/2014/10/09/317/htcdesireeye.jpg 
New York - Sesuai prediksi, HTC benar-benar meluncurkan smartphone selfie jagoannya, Desire Eye. Pensel ini seakan ingin menjadi raja ponsel selfie jika melirik kemewahan yang ditawarkannya.

Lihat saja duet kamera depan-belakang yang diboyong HTC di Desire Eye. Jika hampir semua vendor masih menempatkan kamera depan sebagai fitur tambahan, tidak demikian halnya dengan Desire Eye. Sebaliknya, kamera depan di perangkat ini justru mendapat perlakuan spesial.

Kamera depan 13 megapixel menjadi piihan HTC di Desire Eye. Kamera ini dilengkapi dengan sensor BSI, f/2.2, lensa 28mm, fitur wide angle, HDR, dual LED flash, serta auto focus dengan zoom capability.

Sementara untuk kemampuan menangkap gambar bergerak juga sudah bisa merekam full HD video 1080p. Mewah bukan untuk ukuran kamera depan?

Adapun kamera belakang -- yang biasanya lebih diprioritaskan oleh para vendor -- juga dibekali kamera yang sama di Desire Eye, 13 MP.

HTC Desire Eye sendiri memiliki ukuran lumayan besar, 5,2 inch dengan berat 154 gram dan dimensi 151,7x73,8x8,5 mm.

Dapur pacunya diperkuat dengan Qualcom Snapdragon 801 quad core berkekuatan 2,3 GHz dan ditunjang dengan RAM 2 GB.

Spesifikasi lainnya yang bisa ditemui di Desire Eye adalah NFC, Blueetoth 4.0, baterai 2.400 mAh, serta sudah dilengkapi dengan sertifikasi IPX7 untuk kemampuan water resistance.

Oh iya, kemampuan lain yang juga patut disoroti di handset ini adalah dari sisi audio yang sudah dilengkapi dengan HTC BoomSound. Ada pula dual front facing stereo speaker dengan built-in amplifiers serta ditempatkannya tiga microphone untuk lebih powerful dalam menghadapi noise cancellation.

Smartwatch HTC Molor

Smartwatch HTC Molor
http://images.detik.com/content/2014/10/08/317/171540_163287545.jpg 
Event HTC pada 8 Oktober waktu New York, Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan memunculkan seri terbaru HTC One M8 dan smartwatch. Sayangnya, untuk yang terakhir disebutkan, belum akan terwujud.

Semula, HTC memang berniat merilis HTC Watch tahun ini. Namun kemudian, perusahaan asal Taiwan ini menunda rencana tersebut. Hal ini diungkapkan President HTC wilayah AS Jason Mackenzies.

"Kami memang ingin meluncurkan wearable gadget secepatnya. Tapi belum siap," kata Mackenzies seperti dikutip detikINET dari TechRadar, Rabu (8/10/2014).

Berharap jam tangan pintar HTC akan muncul pada akhir tahun ini? Lagi-lagi Anda harus kecewa karena kemungkinan besar, HTC menargetkannya dirilis pada 2015.

Alasan penundaan diungkapkan HTC Creative Labs Team Leader Drew Bamford. Dikatakannya, HTC ingin merilis smartwatch berbasis Android Wear yang punya cukup banyak alasan menarik minat konsumen.

"Ketika masuk ke pasar dengan membawa sebuah produk, kami ingin memastikan produk ini punya sudut pandang kuat dan sangat diinginkan konsumen untuk melekat di pergelangan tangan mereka," sebutnya.

Dikatakannya, strategi HTC akan mengarah ke sana. Meski dinilai terlambat, namun HTC percaya diri akan menghadirkan smartwatch yang bagus. HTC menurutnya tidak terburu-buru dan menanti saat yang tepat.