Latest Updates
Showing posts with label Smartfren. Show all posts
Showing posts with label Smartfren. Show all posts

Smartfren Rugi Rp 1,3 Triliun

Smartfren Rugi Rp 1,3 Triliun

http://images.detik.com/content/2015/04/06/328/082614_fren3460.jpg
Smartfren Telecom mengalami kerugian sebesar Rp 1,379 triliun sepanjang 2014 atau menurun 45,5% dibanding periode 2013 sebesar Rp Rp 2,534 triliun.

keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/4/2015), emiten dengan kode saham FREN ini berhasil menurunkan kerugian berkat tumbuhnya pendapatan usaha sepanjang 2014.

Sepanjang 2014 omzet Smartfren sebesar Rp 2,954 triliun atau naik 21,6% dibandingkan 2013 sebesar Rp 2,428 triliun. Pasokan pendapatan sepanjang 2014 berasal dari layanan data sebesar Rp 2,368 triliun, percakapan (Rp 291,025 miliar), SMS (Rp 158,975 miliar), dan lainnya.

Operator seluler dengan teknologi CDMA itu berhasil menekan beban usaha sepanjang 2014 menjadi Rp 3,922 triliun dari Rp 4,039 triliun di 2013. Alhasil rugi usaha di 2014 menjadi Rp 968,011 miliar turun dibandingkan 2013 sebesar Rp 1,611 triliun.

Belum lama ini Smartfren mendapat suntikan pinjaman dari China Development Bank untuk pembangunan konstruksi, instalasi dan jaringan industri telekomunikasi LTE.

Bantuan pinjaman yang ditandatangan di Bejing itu mencapai USD300 juta Sebelumnya, Smartfren sudah menandatangani pinjaman USD700 juta.

Laporan dari Hong Kong Smartfren Gandeng Raksasa Ponsel China

Hong Kong - Smartfren Telecom tengah menyiapkan suksesor dari Andromax G2. Demi mencetak kesuksesan sebelumnya, operator seluler ini mengajak kerjasama produsen ponsel asal China, Yulong.

Kendati berasal dari negeri Tirai Bambu, nama Yulong sendiri termasuk besar di China dan dunia. Mengusung merek Coolpad, smartphone menengah ke bawah itu mampu bersaing dengan pabrikan multinasional.

"Yulong termasuk besar di China, posisinya bisa masuk ke daftar antara 5 besar atau 3 besar. Mereka tak cuma murah, namun mampu menghadirkan perangkat yang lebar tapi tajam," kata Head Smartphone Smartfren Sukaca, kepada sejumlah media asal Indonesia, di Hong Kong.

Memang menurut catatan, sepanjang kuartal pertama tahun 2013, Yulong mampu menjual 7,4 juta unit ponsel. Sehingga mampu membuat Coolpad merengkuh market share 1,8%.

Kendati Yulong pemain besar di negaranya, Smartfren tetap akan mendesain sendiri ponselnya dengan spesifikasi mumpuni, namun tetap terjangkau. Dan tentu saja, melabeli nama Andromax, bukan Coolpad.

Sukaca percaya, dengan prestasi penjualan Yulong di negaranya sendiri mampu membuat ponsel cerdas yang murah, tanpa harus mengorbankan sisi kualitasnya.

"Nanti kita mengunjungi pabriknya langsung. Seperti apa sih pengujian ketahanannya. Mulai dari blend test, drop test, hingga ditaruh di suhu tertentu," tambah Sukaca.

Yulong memang baru pertama kali masuk ke pasar Indonesia, menyusul pabrikan asal China lainnya yang terlebih dahulu datang.

"Intinya pita together ingin sukses bersama dengan strategy partnership seperti ini," timpal Roberto Saputra, Head of Brand & Marcomm Smartfren, dalam kesempatan yang sama

Andromax V3S, Ponsel Selfie dengan Lampu Flash di Depan


Tren selfie di kalangan pengguna smartphone turut digeber Smartfren untuk menghadirkan Andromax dengan inovasi kamera depan. Untuk itu lahirlah dua Android terbaru mereka, yakni C3 dan V3S.

"Produk dengan kebutuhan khusus untuk selfie seolah menjadi hal yang penting bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Untuk itulah kami kembali menawarkan dua produk terbaru dari Andromax," ujar Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim, di acara peluncurannya, di Jakarta, Kamis (25/9/2019).

Andromax C3 merupakan smartphone Android seharga Rp 499 ribu dengan spesifikasi yang boleh dibilang tak sekadarnya.

Untuk spesifikasi, Andromax C3 hadir dengan layar 4 inch WVGA, prosesor Snapdragon Dual Core 1.2 Ghz ditandem bersama GPU Adreno 302 serta RAM 512 MB. Sementara memori internalnya 4 GB tanpa tambahan slot memori eksternal.

Fitur kameranya memang sederhana, 3 MP di bagian depan. plus tambahan baterai untuk menunjang daya tahan 1400 mAh.

Sementara spesifikasi agak tinggi ditawarkan di Andromax V3S dengan layar seluas 5 inch IPS. Kemampuan utamanya adalah mampu mengambil gambar depan dengan resolusi 2 MP di depan plus lampu flash serta 8 MP di bagian belakang.

"Prosesornya juga mumpuni karena dibekali Snapdragon 1.2 GHz quad core RAM 1 GB dan ROM 8 GB sebagai ruang menyimpan internal," kata Head Smartphone Smartfren Sukaca.

Untuk Andromax V3S dijual dengan harga Rp 2 juta dan akan segera hadir dalam waktu dekat.

Smartfren Telat Rilis Android Qwerty?

Smartfren Telat Rilis Android Qwerty?

http://images.detik.com/content/2014/08/19/317/192353_andromaxqwertygbr2.jpg Andromax G2 Touch Qwerty 
Jakarta - Smartfren baru saja merilis Andromax G2 Touch Qwerty yang dibekali keyboard fisik. Namun di tengah maraknya ponsel layar sentuh, ponsel ini dianggap telat.

Sukotjo Purwokardjono, Division Head Product Development Smartfren, berkilah bahwa Andromax G2 Touch Qwerty baru diluncurkan sekarang lantaran pengembangannya yang membutuhkan waktu tak sebentar.

Adapun kendala terbesarnya terletak pada bagian keyboard qwerty. Demi memberikan keyboard fisik yang nyaman bagi konsumen, komponen tersebut dikatakan Sukotjo harus berulang-ulang kali direvisi. Hal inilah yang akhirnya berakibat pada lamanya peluncuran Andromax G2 Touch Qwerty.

“Lama karena bagian keyboard-nya yang berulang-ulang kali direvisi untuk mendapatkan hasil terbaik yang nyaman digunakan konsumen,” ujarnya di kantor pusat Smartfren di Sabang, Jakarta, Selasa (19/8/2014).

Namun terlepas dari hal itu, Smartfren terbilang berani meluncurkan Andromax G2 Touch Qwerty. Alasannya karena peminat ponsel Qwerty tak lagi sebanyak dulu. Tapi menariknya, justru potensi tersebut yang ingin diincar Smartfren.

Menurut Sukotjo, tak sedikit konsumen yang masih menginginkan ponsel Qwerty, apalagi berbasis Android. Andromax G2 Touch Qwerty pun dilepas untuk menjawab tantangan itu. Apalagi kini BBM juga telah hadir di platform Android yang menambah daya tariknya.

“Andromax G2 Touch Qwerty menjawab keinginan konsumen yang menginginkan ponsel Qwerty namun dengan platform Android dan bisa BBM,” umbar Sukotjo di kantor pusat Smartfren di Sabang, Jakarta, Selasa (19/8/2014).

Sebulan, Smartfren Jual 330 Ribu Unit Andromax

Sebulan, Smartfren Jual 330 Ribu Unit Andromax

http://images.detik.com/content/2014/08/19/317/andromaxqwertygbr9.jpg Andromax G2 Touch Qwerty 
Jakarta - Andromax terbukti cukup diterima pasar. Smartfren pun mengklaim telah sukses menjual lebih dari 300 ribu unit ponsel Andromax selama bulan Juli. Hal ini pastinya membuat operator pengusung teknologi EVDO Rev.B itu semakin agresif untuk memborbardir pasar.

“Merupakan pencapaian yang sangat positif bagi Smartfren karena bisa menjual lebih dari 300 ribu unit ponsel Andromax pada bulan Juli, tepatnya berada di kisaran 330 ribu unit. Sangat disyukuri,” ujar Sukotjo Purwokardjono, Division Head Product Development Smartfren di kantornya di Sabang, Jakarta, Selasa (19/8/2014).

Menariknya, angka penjualan tersebut hampir menyamai penjualan ponsel Andromax pada kuartal ketiga tahun lalu berdasarkan data IDC yang sebesar 339 ribu unit.

Demi menjaga pencapaian ini, smartfren menjalankan strategi yang tak tanggung-tanggung. Disampaikan Sukotjo, operator berslogan 'I Hate Slow' ini berencana untuk merilis produk baru setiap dua bulan.

Apa yang diucapkan petinggi Smartfren itu memang bukan isapan jempol, sekitar bulan Mei lalu Smartfren baru meluncurkan varian terbaru Andromax C2. Kini, berselang sekitar dua bulan, giliran Andromax G2 Touch Qwerty yang dirilisnya.

Berdasarkan hal tersebut, bukan tak mungkin Smartfren juga tengah menyiapkan produk terbaru yang bakal menyapa konsumen pada bulan Oktober mendatang.