Latest Updates
Showing posts with label ponsel 4g. Show all posts
Showing posts with label ponsel 4g. Show all posts

Ponsel 4G Rp 1 Jutaan akan Banyak Bermunculan

Salah satu kendala dalam adopsi 4G LTE adalah harga ponselnya yang masih mahal. Namun hal itu diyakini tak akan lama karena ponsel LTE dengan harga murah di bawah Rp 1 jutaan akan mulai banyak bermunculan sejak awal 2015.

Keyakinan itu diungkapkan Telkomsel setelah membahasnya dengan para mitra seperti Qualcomm sebagai penyedia chipset dan 15 vendor yang menjadi mitra penyedia ponsel, baik global maupun lokal.

Diakui oleh Senior Vice President LTE Project, Hendri Mulya Syam, harga ponsel LTE untuk produk global memang masih mahal karena berkisar Rp 7 jutaan ke atas. Sedangkan untuk produk lokal masih di rentang harga Rp 2 juta hingga Rp 3 jutaan.

"Tapi tak usah khawatir, karena Qualcomm sudah bilang akan ada banyak vendor merek lokal yang akan menghadirkan ponsel dengan harga di bawah Rp 1 juta sejak kuartal kedua 2015," katanya di Wisma Mulia, Jakarta.

Telkomsel jelas sangat berharap akan lebih banyak lagi vendor yang mengembangkan smartphone LTE murah. "Kalau sudah ada smartphone LTE di bawah Rp 1 jutaan ini tentu akan mempercepat adopsi broadband LTE-4G. Sehingga ekosistem 4G mulai matang pertengahan tahun depan," pungkas Hendri.

Sejauh ini, Telkomsel telah bermitra dengan tiga vendor global seperti Samsung, LG, dan Nokia untuk bundling ponsel 4G LTE. Ke depannya, akan ada banyak lagi yang digandeng, contohnya seperti Sony dan masih banyak lagi.

Ponsel 4G Murah Bisa Tersandung Regulasi Impor

Ponsel 4G Murah Bisa Tersandung Regulasi Impor

http://images.detik.com/content/2014/12/01/317/mitofantasy.jpg 
Jakarta - Jaringan layanan seluler 4G tak lama lagi bisa dinikmati pengguna telekomunikasi di Indonesia. Namun sayangnya, belum banyak handset yang telah benar-benar mendukung layanan mobile broadband ini. Kalaupun ada, harganya masih lumayan mahal dan belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Keterbatasan handset yang beredar di pasaran masih bisa ditolerir karena memang saat itu jaringannya belum tersedia. Namun begitu keran layanan dibuka secara komersial akhir tahun 2014 ini, ponsel maupun tablet 4G dipastikan akan langsung menyerbu pasar Indonesia.

Tak hanya vendor asing yang punya brand mentereng, vendor ponsel merek lokal pun sudah mulai ikut melirik potensi pasar baru untuk 4G ini. Setelah Polytron yang sebelumnya mengaku siap memasarkan ponsel 4G di bawah harga Rp 1 jutaan, Mito juga tak menutup kemungkinan akan menggebrak pasar dengan strategi yang sama.

Handset 4G yang diproduksinya mungkin akan dirilis bersamaan dengan smartphone dan tablet murah berbasis prosesor octacore di awal 2015 nanti. "Saat ini kami masih dalam tahap testing bersama dengan MTK, Qualcomm, dan operator-operator telco," kata Hansen Lie, Direktur Utama Mito Mobile
Bagi produsen merek lokal seperti Mito, ada yang masih mengganjal dalam menghadirkan ponsel maupun tablet 4G murah ke Indonesia. "Kendala utamanya masih dengan regulasi impor yang tidak jelas. Kami harapkan semua akan diperjelas di akhir tahun 2014 ini agar 4G bisa menggebrak di awal tahun 2015," harapnya.

Menkominfo Rudiantara sebelumnya telah meminta kepada operator dan vendor ponsel agar mempersiapkan ekosistem 4G terutama handset agar layanan seluler generasi keempat ini bisa dinikmati masyarakat luas pada pertengahan 2015 mendatang sejak resmi dikomersialkan di spektrum 900 MHz pada akhir 2014 ini.

sumber detik